rss

Sulit, Bedakan Bahan Daging Olahan

Beberapa hari lalu, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan lima produk abon/dendeng babi yang dijual di pasaran dengan label produk olahan daging sapi. Temuan itu membuat masyarakat resah. Sebenarnya, adakah cara untuk membedakan produk abon/dendeng sapi dan babi? Menurut Suci Prawesti Rini, staf bagian Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR, caranya sulit jika sudah berupa bahan pangan olahan. Sebab, bahan itu sudah melalui proses, bercampur bumbu dan dimasak. “Bau atau teksturnya juga sulit dibedakan,” ujarnya.

Satu-satunya cara untuk mengetahui adanya kandungan daging babi adalah pemeriksaan DNA. Itu pemeriksaan mikroskopis di laboratorium. “Jika BPOM atau instansi terkait tidak rajin melakukan sampling, masyarakat bisa terus tertiup,” lanjut Suci. Lain halnya bila daging masih segar. Dikatakan, warna daging sapi dan babi berbeda. Daging sapi kemerahan, sedangkan daging babi merah pucat. “Meski masih segar, warna daging babi tak seterang daging sapi. Hampir merah muda,” imbunya.
Suci menduga, produk olahan abon/dendeng yang ditemukan BPOM bukan daging babi, melainkan daging celeng. Meski begitu, masyarakat aweam juga tak bisa membedakannya dengan daging sapi secara kasat mata. “Jika masih segar, warna daging celeng sama seperti sapi. Hanya, dagingnya lebih keras karena tekstur dagingnya lebih kasar daripada daging sapi,” jelasnya.
Meski begitu, setelah diolah, masyarakat tak akan bisa membedakan daging celeng dan sapi. “Apalagi bila sudah berbentuk abon yang dagingnya sudah disuwir-suwir dan dicampur bawang goreng. Masyarakat tak akan menyadari bila abon yang dimakan tersebut bukan daging sapi,” terang Suci.
Kalau mau aman, kata Suci, bahan pangan olahan tersebut sebaiknya dibuat sendiri. Atau, membelinya dari pihak yang diyakini produknya aman dikonsumsi dan bebas daging babi atau celeng. “Selain itu, instansi terkait sebaiknya lebih intens melakukan sampling dan menguji produk.”

1 comment:

Give Me Your Comment, No SPAM No JUNK:

Posting Terbaru

Arsip Blog

 

Pengikut Blog Ini